Tag: sekolah

Pentingnya Pendidikan Bagi Anak Usia Dini

geant-kuwait.com – Saat umur dini adalah saat emasnya seorang anak yang mana bisa tentukan dan punya pengaruh pada perkembangan dan perubahan anak di masa datang, karena itu pentingnya diberi sebuah proses pendidikan. Dengan demikian seluruh pihak perlu pahami akan pentingnya memaksimalkan beragam kekuatan dan talenta yang dipunyai oleh anak.

Pendidikan anak umur dini adalah sesuatu unit pendidikan yang diperlihatkan ke anak sejak dari lahir sampai anak berumur 6 tahun dengan pemberian berbentuk rangsangan pendidikan yang nanti bisa menolong dalam perkembangan dan perubahan anak baik jasmani atau rohani, hingga bisa memaksimalkan beragam kekuatan yang dipunyai oleh anak dan mempersiapkan anak untuk hadapi pendidikan ke tingkat sekolah dasar.

Anak umur dini adalah seorang pribadi yang unik dan memiliki banyak karakter seperti aktif, asal-asalan, egois, rasa ingin ketahui yang lebih tinggi pada beberapa hal baru yang dilihatnya, khayalan dan daya tiruan yang lebih tinggi. Misalnya saja saat anak menyaksikan suatu hal yang baru, tentu anak awalannya akan memerhatikan secara cermat, selanjutnya menanyakan dan berusaha cari tahu hal yang baru dilihatnya itu. Karena itu dengan demikian peranan orangtua atau orang dewasa benar-benar dibutuhkan saat memantau anak umur dini saat mengeksploitasi beberapa hal baru yang terdapat disekelilingnya.

Baca Juga : Jurusan Sosiologi, Pendidikan Sosiologi dan Prospek Kerjanya

Ada Banyak Manfaat Dari Pemberian Pendidikan Bagi Anak Usia Dini

Menurut opini beberapa pakar, pendidikan yang diberikan ke anak semenjak umur dini bisa membuat sang anak bisa berhubungan secara baik pada jalinan sosial. Hingga dalam masalah ini anak mulai dapat bermain dan belajar bersama anak yang seusia dengannya lewat sesuatu hubungan sosial yang terjadi. Karena itu dengan demikian bisa menolong anak saat mengurus depresi sampai menuntaskan permasalahannya secara baik.

Pendidikan untuk anak umur dini penting saat memaksimalkan perkembangan dan perubahan anak dengan maksimal. Pada periode umur dini tingkat kesensitifan dan keringanan akseptasi semua stimulan dari lingkungannya. Berikut sejumlah peranan penting pendidikan untuk anak umur dini yakni :

  • Untuk meningkatkan kekuatan sosial, lewat dengan hubungan di antara anak dengan rekan sama usianya hingga dapat kerja sama secara baik.
  • Untuk meningkatkan kekuatan emosional, dalam publikasi anak supaya bisa membuat rasa empati dan simpati pada sama-sama.
  • Untuk meningkatkan kekuatan motorik dan kognitif, dengan memberi pendidikan yang bisa tingkatkan pengetahuan dan ketrampilan anak
  • Untuk memaksimalkan perubahan peranan otak, dengan memberi rangsangan dan stimulan pendidikan saat memberikan dukungan peranan otak anak dengan optimal.
  • Untuk tingkatkan rasa optimis, saat anak telah terlatih lakukan hubungan dan aktivitas yang terdapat di dalam lingkungan pendidikan umur dini, hingga anak kenal pada lingkungan pendidikan dan membuat tidak takut atau malu. https://geant-kuwait.com/

Dengan lakukan proses pendidikan untuk anak umur dini, seorang pengajar harus terlebih dulu tahu dan memahami karakter dari anak umur dini sendiri supaya bisa mengadakan pendidikan yang sesuai tingkat perubahan anak, berikut sejumlah karakter anak umur dini yakni :

  • Untuk ketahui apa beberapa hal yang dibutuhkan dan diperlukan yang mana berguna untuk tumbuh berkembang anak.
  • Untuk ketahui apa pekerjaan dari perubahan anak hingga bisa memberi stimulan yang bagus dan sama sesuai untuk perubahan anak.
  • Untuk ketahui langkah yang pas saat menuntun anak dalam evaluasi yang sesuai keperluan anak.
  • Untuk bisa meningkatkan dan memaksimalkan beragam kekuatan yang dipunyai oleh anak sesuai ketertarikan, talenta dan kekuatan yang dipunyainya.

Saat mendidik seorang anak umur dini memanglah tidak gampang. Dibutuhkan kesabaran dan teknik khusus yang pas saat mendidik anak, supaya anak dapat berkembang dan tumbuh secara baik dan bisa memaksimalkan beragam kekuatan yang dipunyainya. Beragam elemen pada proses pendidikan seperti pengajar, orangtua dan warga benar-benar dibutuhkan dan punya pengaruh dalam pembangunan personalitas dan watak anak umur dini yang berkembang.

Pendidikan anak umur dini bisa jalan secara baik, lancar dan meraih tujuan bila dari seluruh pihak turut ambil peranan dan sama-sama kerja sama. Pendidikan untuk anak umur dini penting untuk anak dan sebuah modal saat membuat watak penerus bangsa yang berkualitas agar bisa lebih memajukan dan sanggup berkompetisi dengan bangsa yang lain.

Jurusan Sosiologi, Pendidikan Sosiologi dan Prospek Kerjanya

geant-kuwait.com – Sosiologi disimpulkan sebagai ilmu berkenaan warga sosial yang meliputi berbagai ragam topik dimulai dari peningkatan lembaga sampai dengan interpretasi beberapa sikap kebudayaan. Analitis sosial banyak dibuat oleh beberapa filsuf luar biasa seperti Plato.

Kata sosiologi pertama kalinya dipakai untuk menguraikan ilmu berkenaan warga di tahun 1780 oleh akademiki Prancis Emmanuel Joseph Steynes, dan asal dari kata Latin “socius” yang bermakna rekan. Sekarang ini, sosiologi telah jadi subyek yang didalami dengan luas dan sebuah disiplin ilmu yang berdiri dengan sendiri, dengan rangkaian subyek yang lain seperti hukum, sastra, sejarah, dan filsafat.

Sosiologi di Indonesia sebelumnya cuma untuk pendamping dan bersamaan perubahan jaman dan kemerdekaan dan keperluan negara untuk ketahui keadaan penduduknya karena itu sosiologi selanjutnya jadi ilmu pengetahuan. Yang sampai saat ini dapat kita saksikan, banyak jurusan Sosiologi di Universitas universitas di Indonesia dan di pelajaran SMA.

Perbedaan Sosiologi dan Pendidikan Sosiologi

Jika jurusan pendidikan sosiologi mempunyai tujuan untuk cetak tenaga guru sosiologi yang berkualitas meskipun tidak tutup kemungkinan jadi dosen atau profesi lain, yang terang arah intinya ke arah pembangunan profesi guru sosiologi di sekolah. Ilmu atau teori sosiologi cuma hanya pengantar serta lebih mempunyai tujuan dalam program di dunia edukasi. Alumni jurusan pendidikan sosiologi umumnya bertitel S.Pd.

Jika jurusan sosiologi murni mempunyai tujuan cetak pakar sosial yang sanggup mengetahui beberapa gejala sosial yang terjadi dalam masyarakat dengan kekuatan analitis yang tajam dan memberi jalan keluarnya sesuai teori-teori yang didalaminya lebih dalam dan benar-benar tidak ada mata kuliah keguruan. Di sosiologi murni lebih diberikan bagaimanakah cara penulisan ilmiah, riset sosial, menganalisa peraturan, dan sebagainya. Gelar S1 jurusan sosiologi ialah S.Sos.

Baca Juga : Informasi Kuliah Sosiologi dan Prospek Kerja Lulusannya

Prospek Kerja Sosiologi

Advice worker

Advice worker bekerja dengan sediakan anjuran dan informasi rahasia ke client mereka berkenaan beragam persoalan. Sejumlah advice worker bertindak selaku penasihat umum meliputi beberapa topik hukum dan keuangan seperti hutang, perumahan, tugas, kesejahteraan dan pendidikan. Yang lain mengutamakan diri cuma pada sebuah topik saja dan tawarkan anjuran pakar. Anjuran dan informasi diberi lewat telephone, e-mail, dan service face-to-face. Advice worker dapat bekerja di beberapa lembaga seperti pusat-pusat komune sosial, rumah sakit, pengadilan, penjara, dan di pusat-pusat informasi khusus.

Periset sosial

Periset sosial bekerja berencana, membuat dan mengurus beberapa proyek riset sosial. Mereka memakai beragam paket piranti lunak komputer untuk kumpulkan, menganalisis dan atur informasi dan data. Informasi dan data itu selanjutnya didatangkan untuk client, baik pada bentuk laporan tercatat atau presentasi lisan.

Beragam sistem seperti wawancara atau quesioner dipakai untuk menyelidik contoh populasi berkenaan desas-desus sosial tertentu. Riset-penelitian sosial bisa terpusat pada beragam topik seperti susunan warga dan migrasi, pengangguran, gender, tingkat kejahatan, transportasi, servis sosial, kesehatan, pendidikan dan lingkungan. Hasil survey bisa dipakai untuk membuat peraturan atau untuk ketahui efektifitas peraturan yang terdapat.

Karyawan sosial

Beberapa karyawan sosial bekerja dengan menolong barisan sosial tertentu lewat saat-saat susah dan pastikan jika beberapa orang yang rawan, termasuk beberapa anak dan orang dewasa dijaga dari bahaya. Peranan mereka untuk memberi support dan memungkinkannya pemakai service untuk menolong diri sendiri. Mereka memiara jalinan professional dengan beberapa client dan bertindak selaku pemandu dan simpatisan.

Beberapa karyawan sosial bekerja dalam beragam ketentuan dalam rangka undang-undang dan proses yang berkaitan. Mereka dapat bekerja di sekolah, rumah sakit atau bidang publik dan organisasi suka-rela. Pemerintahan banyak lakukan beberapa tindakan untuk memberikan dukungan dan meningkatkan tenaga kerja yang kuat dari karyawan sosial. Karyawan sosial professional terkadang disokong oleh pendamping. Mereka kerja sama dengan professional lain dalam perawatan kesehatan dan sosial. https://geant-kuwait.com/

Beberapa karyawan sosial dapat bekerja pada sektor hukum dan non-hukum. Pada sektor hukum, peranan karyawan sosial untuk menaati hukum yang terdapat dan membuat perlindungan client mereka. Beberapa karyawan sosial memiliki kewajiban untuk menaati undang-undang dan kemampuan hukum. Pada sektor non-hukum, karyawan sosial tidak secara eksklusif bertanggungjawab untuk tegakkan hukum. Beberapa karyawan sosial dalam peranan non-hukum kerap bekerja di bidang amal atau memberi support untuk pemakai narkoba dan alkohol, tunawisma dan beberapa orang dengan permasalahan kesehatan psikis.

Pendidik

Alumni Sosiologi dapat bekerja sebagai pendidik di perguruan tinggi, sekolah, pusat-pusat pendidikan warga, penjara, organisasi pemuda dan organisasi suka-rela dan amal. Mereka bisa mengajarkan di semua tingkat, dari tingkat pemula sampai tingkat dasar dan kwalifikasi professional sama sesuai gelar dan kekuatan masing-masing.

Community Development Worker

Community development worker menolong warga untuk bawa peralihan sosial dan tingkatkan kualitas hidup di wilayah mereka. Mereka bekerja dengan pribadi, keluarga dan semua warga yang mendayagunakan mereka untuk mengenali mereka asset, keperluan, peluang, hak dan tanggung-jawab sosial. Mereka meningkatkan aktivitas dan service untuk hasilkan inspirasi warga.

Community development worker kerap bertindak selaku penyambung di antara warga dan beragam kewenangan dan bidang suka-rela lokal yang lain. Mereka kerap terturut saat tangani ketidaksetaraan dan beberapa proyek untuk warga yang dipandang kurang untung dengan budaya, ekonomi atau geografis.

Konsultan

Ilmu yang didapat sepanjang kuliah Sosiologi bisa menolong lulusannya untuk bekerja sebagai konsultan. Konsultan menolong orang untuk mengeksploitasi hati dan emosi yang kerap terkait dengan pengalaman mereka. Mereka menolong client untuk mencerminkan pengalaman hidup dan pertimbangkan beberapa cara alternative saat lakukan suatu hal.sebuah hal. Konsultan bekerja dalam ketentuan tertentu dan dengarkan dengan penuh perhatian berkenaan beberapa masalah client yang terdapat.

Mereka sediakan waktu, empati dan rasa hormat yang diperlukan client untuk ekspresikan hati dan pahami diri dari sudut pandang yang tidak sama. Tujuan khusus tugas konsultan untuk kurangi ketidaktahuan client dan memungkinkannya mereka untuk menangani rintangan atau untuk membikin peralihan positif di kehidupan mereka. Konsultan tidak memberi saran, tapi menolong client untuk membikin opsi mereka sendiri dalam rangka kontrak konseling yang disetujui.

Human Sumber Officer

Human sumber officer bekerja dengan meningkatkan dan melakukan peraturan yang terkait dengan pemakaian yang efisien di antara sumber daya manusia (SDM) pada sebuah perusahaan. Tujuan mereka untuk pastikan jika perusahaan sudah mengaryakan pegawai dengan kesetimbangan yang pas dari sisi ketrampilan dan kisah hidupnya. Mereka meningkatkan peluang untuk pegawai untuk tingkatkan performa mereka untuk meraih tujuan usaha perusahaan. Human sumber officer terturut mengurus praktik kerja pegawai, recruitment, pembayaran, keadaan kerja, perundingan dengan perusahaan external, dan kesetaraan hak pegawai.

Karyawan Lembaga Pemerintahan

Bappenas/ Bappeda, Depsos, Menko Kesra dan Taskin, MenNeg Pendayagunaan Wanita, Depdiknas, Deptan dan Legislatif teratur buka lowongan kerja untuk alumni Sosiologi. Ketrampilan ringkas dan pengalaman kerja benar-benar dibutuhkan, bergantung pada karier yang diputuskan. Untuk peningkatan posisi karier, kwalifikasi gelar pascasarjana benar-benar dibutuhkan.

Pembina Dana Amal

Pembina dana amal bekerja dengan tingkatkan kontributor pribadi atau barisan untuk amal. Mereka membuat jalinan dan mempelajari kesempatan pengumpulan dana baru dari beragam sumber. Pada acara amal yang lebih besar, penghimpunan dana condong mengutamakan diri pada sebuah tipe bantuan tertentu. Pada acara amal lebih kecil, penghimpunan dana tunggal bisa meliputi beberapa macam donatur prospektif. Kekuatan pahami warga yang didaptkan sepanjang kuliah Sosiologi penting untuk tugas ini, karena kesuksesan acara amal benar-benar bergantung pada kekuatan untuk merajut jalinan yang positif dengan warga.

Housing Manajer

Housing manajer bekerja mengurus perumahan dan jasa seperti federasi perumahan, pemda dan penyuplai fasilitas yang lain. Pekerjaan-pekerjaannya ialah jaga contact teratur dengan penyewa, jaga penghasilan sewa, dan bermasalah dengan pembaruan dan permasalahan masalah tetangga. Housing manajer dapat bekerja dengan client tertentu seperti tunawisma, barisan minoritas atau orang cacat. Mereka bekerja dalam rangka ketentuan yang ketat dan umumnya berbasiskan di dalam kantor pusat atau kantor perumahan lingkungan lokal.

Beberapa Alasan Yogyakarta Dipanggil Kota Pelajar

geant-kuwait.com – Kota rekreasi, kota budaya, dan kota pelajar ialah tiga antara jumlahnya panggilan untuk Yogyakarta. Pemberian panggilan itu tidak sembarangan, apalagi predikatnya sebagai kota pelajar telah dipakainya semenjak jaman dulu. Bukan hadiah dari pemerintahan, tetapi dipakaikan oleh warga langsung ke Yogyakarta karena beragam Alasan.

Lantas, apa Alasan Yogyakarta dikatakan sebagai kota pendidikan sampai dapat bertahan sampai saat ini dengan panggilan itu? Apa tetap terkait dengan status wilayah spesial yang dipakainya? Yok, baca 5 Alasan komplet Yogyakarta disebutkan kota pelajar ini. Membuat semakin takjub!

Pendidikan di Yogyakarta diketahui telah ada semenjak jaman kuno

Cikal akan pendidikan di Yogyakarta dapat ditunjukkan semenjak jaman kuno, bahkan juga saat sebelum Nusantara mengenali tulisan. Menurut Sugiyanto (2004) dalam jurnal “Yogyakarta Kota Pendidikan dan Ekonomi Alternative” yang termuat di Cakrawala Pendidikan terbitan UNY, November 2004, pada era 1-1500 Masehi sudah ada pendidikan berbentuk “Tunggak Semi”, satu bentuk pendidikan yang paling tua.

Pada periode itu, sekolah diselenggarakan di padepokan seperti padepokan Pacrabakan dan Wihara dan diajar oleh guru atau Pendeta Jnanabadra. Evaluasi yang dikatakan waktu itu ialah Cilpacastra yang maknanya pelajar wajib tirukan, mengingat, dan jalankan perintah guru.

Baca Juga : Jurusan Kuliah Susah Tetapi Punyai Prospek Kerja Bagus

Selanjutnya pada era 1800-1900 di Yogyakarta, pendidikan dilaksanakan disekitaran keraton atau persisnya di tratag yang diasuh oleh figur agama dan famili kerajaan.
Pesertanya tidak lain ialah beberapa anak kerajaan dan anak masyarakat jelata yang ada di sekitaran keraton.

Materi yang diberikan ialah sekitar pembangunan sikap peradaban batin, sikap dan norma. Secara tidak langsung, aura kerajaan membuat masyarakat jadi memiliki kesadaran buat belajar.

Banyak sekolah yang terlahir di jaman Belanda dan tetap bertahan sampai saat ini

Saat Belanda masuk ke dalam Indonesia, pengaruh banyak yang sampai ke warga termasuk beberapa raja. Dampak ini menyelam dalam pendidikan yang berada di Yogyakarta dan mengajari masalah politik dagang, pertanian, bahasa, politik dagang, kebudayaan, dan hukum.

Belanda banyak membangun beberapa sekolah di Yogyakarta dan hingga kini yang keberadaan terawat yakni SMA Negeri 3 dan SMP Negeri 5. Lantas di tahun 1900-1945 yang diketahui sebagai Zaman Kebangunan Nasional, lahirlah Hollands lnlandsche School. Sekolah ini jadi contoh yang selanjutnya lahir beberapa sekolah lain dengan guru dari famili keraton dan figur agama. Evaluasi yang dikatakan waktu itu ialah tata krama dan budaya, rumah tangga, dan kesejahteraan.

Eksplorasi Belanda pada masyarakat justru tumbuhkan semangat untuk membangun lembaga-lembaga kooperatif dan non-kooperatif seperti Wahidin Sudirohusodo (1852-1916) dan Budi Utomo 1908 yang beroperasi pada sektor agama, pendidikan, dan politik. Sementara beberapa sekolah yang berdiri di Yogyakarta pada jaman Belanda dan tetap bertahan sampai saat ini yakni Muhammadiyah (1912) dan Perguruan Taman Pelajar (1922).

Tiap lembaga pendidikan di Yogyakarta memiliki beberapa unsur normatif

Menurut Noeng Muhadjir (1999), pendidikan ialah usaha yang terprogram untuk memperhitungkan peralihan sosial oleh pengajar (guru) menolong subyek (pelajar) dan unit sosial, berkembang dengan tingkat normatif yang lebih bagus. https://geant-kuwait.com/

Dan untuk ke arah jalan itu, kerangka pendidikan harus capai 5 elemen, yakni: (1) Yang memberikan (guru/dosen/pamong), (2) yang terima (pelajar/pelajar/mahapelajar/peserta didik), (3) tujuan baik untuk yang memberikan dan yang terima dengan filosofi mencakup norma, sikap terpuji, karakter terpuji, practical values, dan living values, (4) sistem atau langkah sebagai proses yang baik dan benar, (5) kerangka positif yang berniat pendidikan harus memaksimalkan yang positif dan meminimalisir peranan negatif hingga pendidikan memberikan dampak learning society.

Ke-5 elemen barusan tidak diacuhkan oleh lembaga pendidikan di Yogyakarta hingga mereka sanggup memberi pendidikan lebih unggul. Karena itu lalu ada agunan kualitas, jumlah, dan kontinuitas penerapan pendidikan di Yogyakarta.

Keraton Yogyakarta yang membuat cuaca akademik yang tidak sama dengan kota lain

Sugiyanto menulis, predikat kota budaya, kota pariwisata, dan kota perjuangan yang dipunyai oleh Yogyakarta membuat cuaca akademik hingga semakin memberikan dukungan Yogyakarta untuk dikatakan sebagai kota pelajar. Juga ada aura keraton membuat kota ini dikenali tenang, damai, dan berbudaya hingga apa pun itu yang sudah dilakukan penduduknya akan pikirkan nilai budaya, nilai sosial, dan norma.

Ini dapat disaksikan bagaimana penentuan harga sewa kos, biaya pendidikan, harga makan dan sebagainya di Yogyakarta yang populer murah. Ini karena penduduknya tidak berpatok pada nilai ekonomi, tetapi malah pada beberapa nilai mulia. Ada keyakinan pada keraton memberi perasaan aman dan fokus belajar penuh.

Memiliki lebih dari 100 perguruan tinggi dan beberapa ratus program study

Alasan Yogyakarta dipanggil sebagai kota pelajar tidak lain ialah karena jumlahnya perguruan tinggi yang tumbuh didalamnya. Dikutip dari situs Lembaga Service Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Daerah V, di Wilayah Spesial Yogyakarta ada 104 perguruan tinggi dengan 732 prodi dan menyebar di 5 kabupaten/kota.

Dengan demikian, ini jadikan Yogyakarta sebagai kota dengan opsi perguruan tinggi dan program study yang berbagai ragam untuk beberapa pelajar yang hendak meneruskan ke tingkatan pendidikan lebih tinggi. , banyak macam ilmu yang dapat diputuskan dimulai dari ilmu murni, ilmu aplikasi, dan ilmu antara sektor. Oleh karena itu, Yogyakarta lalu jadi tujuan belajar oleh beberapa pelajar dari semua Indonesia.

Karena ada 5 Alasan di atas, semakin percaya ‘kan jika Yogyakarta memang pantas dikatakan sebagai kota pelajar? Bukan baru diperoleh apalagi karena hadiah, tetapi diberi secara langsung oleh warga dengan pertimbangkan beragam faktor yang terdapat dalam kota ini. Saat ini, tinggal pekerjaan kita nih buat jaga alasan-alasan di atas masih tetap ada hingga predikat Yogyakarta kota pelajar tetap ada sampai kelak.

Inilah 7 Kesempatan Profesi Lulusan Pertanian

geant-kuwait.com – Sebagai negara agraris yang memiliki tanah subur, Indonesia benar-benar memerlukan beberapa orang yang pakar di bagian pertanian. Tidak cuma jadi petani, Lulusan kuliah pertanian memiliki berbagai ragam prospek kerja yang bisa ditelateni.

Mencuplik dari Cornell University’s College of Agriculture and Life Sciences, jurusan pertanian ialah sektor study yang fokus dalam ilmu agrikultur. Lulusan dari jurusan ini diprediksikan supaya sanggup memberi pengembangan dan jalan keluar atas beragam persoalan di bagian pertanian.

Jurusan yang terkait dengan sektor pertanian benar-benar luas, dimulai dari agribisnis, agroteknologi, teknik pertanian, penerangan dan komunikasi pertanian, prediksi tanaman, ilmu dan teknologi pangan, teknologi industri pertanian, dan lain-lain.

Gelar yang didapatkan sesudah menuntaskan pendidikan sarjana pertanian di Indonesia ialah Sarjana Pertanian (S.P). Dan untuk program akademik internasional, Sarjana Pertanian sama dengan Bachelor of Science in Agriculture (B.Sc.Agr., B.S.A., atau B.Sc.Ag.).

Lalu, Lulusan pertanian dapat bekerja apa sajakah? Baca keterangan berkenaan prospek kerja di bagian pertanian dalam pembahasan di bawah ini.

Prospek Kerja Lulusan Pertanian

Digabungkan dari buku Kuliah Jurusan Apa? Fakultas Pertanian kreasi Ida Fauziah dan beragam sumber lain, berikut sejumlah prospek kerja jurusan pertanian yang bisa ditelateni oleh Lulusan pertanian.

Baca Juga : 10 Daftar Kampus Terbaik di Lampung Versi Unirank 2023

Konselor Pertanian

Salah satunya prospek kerja untuk Lulusan pertanian ialah konselor pertanian. Seorang konselor pertanian memiliki pekerjaan untuk memberikan saran-saran berkaitan kepentingan agrikultur sebuah perusahaan.
Konselor pertanian wajib memberikan saran berkaitan skema kesehatan tanaman, tata langkah reproduksi tanaman, sampai implementasi bioteknologi yang ramah pada lingkungan. Upah dari tugas ini sekitar di antara Rp5 – Rp10 juta.

Karyawan Negeri di Lembaga Pemerintahan

Pemerintahan Indonesia memiliki sejumlah lembaga yang fokus dalam permasalahan pertanian dan perkebunan di Indonesia. Lulusan pertanian dapat mendaftarkan sebagai karyawan negeri sipil di lembaga pemerintah seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, BPOM, dan lembaga riset yang lain. Upah untuk profesi ini sekitar di antara Rp5 – Rp20 juta.

Agricultural Engineer

Prospek kerja khusus dari program study Teknologi Pertanian ialah jadi Agricultural Engineer. Seorang Agricultural Engineer bertanggungjawab untuk membuat mekanisme, mesin, dan perlengkapan yang dibutuhkan perusahaan buat mendukung proses bertani.

Tidak itu saja, Agricultural Engineer bekerja mengurus kepentingan teknisi, listrik, komputer, dan perlengkapan yang bisa tingkatkan operasi pertanian perusahaan.

Dosen atau Tenaga Pengajar

Tugas ini benar-benar pas untuk mereka yang memiliki minat di bagian pendidikan dan mengajarkan. Menjadi seorang dosen, Lulusan pertanian harus meneruskan kuliah sampai program doktor (S3). https://geant-kuwait.com/
Selainnya jadi dosen, Lulusan pertanian bisa mengajarkan di Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk mata pelajaran biologi. Upah untuk profesi ini benar-benar bervariatif, dimulai dari tiga juta rupiah dan akan semakin bertambah sama sesuai prestasi.

Periset

Tugas ini benar-benar pas untuk Lulusan yang menyenangi sektor riset dan peningkatan. Alumni jurusan pertanian bisa melamar kerja sebagai periset di perusahaan nasional atau swasta.

Industri Pangan

Ilmu yang didapat sepanjang berkuliah bisa diaplikasikan di bidang industri pangan, khususnya untuk beberapa Lulusan program study ilmu dan teknologi pangan. Mereka umumnya dikasih pekerjaan untuk membuat atau meningkatkan produksi pangan yang sesuai keperluan pasar.

Prospek kerja di bagian industri pangan benar-benar luas dan selalu diperlukan. Karena hidup manusia akan terkait dengan pangan.

Wiraswastawan

Lulusan sarjana di bagian pertanian yang memiliki ketertarikan di dunia usaha mempunyai potensi menjadi wiraswastawan seperti pebisnis benih, pemrosesan hasil produksi pertanian atau perkebunan, dan lain-lain.
Mereka bisa jadi mediator untuk pastikan hasil panen dari petani di dusun saat sebelum dipasarkan ke beberapa tengkulak. Tugas ini benar-benar pas untuk Lulusan dari program study agribisnis.

Perbedaan Antara Kuliah Pada Tingkat D3 Dengan S1

geant-kuwait.com – Selainnya diterpa ketidaktahuan mengenai jurusan kuliah yang hendak diputuskan, sejumlah siswa merasa ragu berkenaan tingkatan kuliah. Karena, sama seperti yang kamu kenali, banyak tingkatan yang ada di kampus, seperti D3 dan S1.

Tentukan Kuliah D3 atau S1 ?

Nach, agar kamu dapat pertimbangkan tingkatan yang mana terbaik untukmu, kita ketahui sama yok mengenai perbedaan D3 dan S1 sekalian persamaannya.

Perbedaan Kuliah D3 dan S1

Tentu saja ada perbedaan di antara tingkatan D3 dan S1, dimulai dari perbedaan materi, durasi waktu perkuliahan, biaya kuliah, dan lain-lain. Agar tidak makin ingin tahu, berikut perbedaan D3 dan S1:

Perbedaan materi yang diberikan

Perbedaan fundamental S1 dan D3 berada pada materi yang diberikan. Yap, bila S1 mengutamakan evaluasi pada teori, pada tingkatan D3 kamu akan seringkali berjumpa dengan evaluasi yang fokus pada praktek. Lantas, materi yang diberikan di S1 condong lebih luas, sedangkan di D3 kamu akan diprioritaskan pada satu sektor tertentu.

Karena itu, jadi mahasiswa S1 maknanya kamu harus rajin-rajin membaca dan mampu untuk duduk belajar lama-lama. Apalagi, diakhir saat perkuliahan, mahasiswa S1 wajib membuat skripsi yang memerlukan ketrampilan literatur lumayan baik.

Meski begitu, tidak berarti mahasiswa D3 tidak perlu memiliki ketrampilan literatur ya. Karena, pada program ini kamu masih tetap berjumpa dengan evaluasi teori, namun jatahnya memang semakin sedikit. Disamping itu, kamu juga diharuskan untuk menulis laporan pekerjaan akhir di akhir saat study.

Baca Juga : Rekomendasi Universitas Pendidikan S2 Terbaik dan Rekomendasi Universitas Manfaat nya

Saat perkuliahan

Seterusnya, perbedaan S1 dan D3 berada pada durasi waktu perkuliahannya. Bila kamu pilih program S1, karena itu Gaes memerlukan waktu empat tahun. Ini dikarenakan oleh kamu diwajibkan untuk menulis skripsi riset yang membutuhkan lumayan banyak waktu.

Sementara, program D3 bisa dilakukan waktu 3 tahun, dan tidak perlu membuat skripsi riset. Tetapi ingat ya, kamu harus terus kerjakan laporan pekerjaan akhir. Apa sichbedanya pekerjaan akhir dan skripsi?

Pekerjaan akhir berdasar di hasil Praktek Kerja Lapangan (PKL), dan skripsi didasari dari informasi yang didapat dari buku, jurnal, kondisi lapangan, atau riset yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Type Pendidik

Biasanya dosen-dosen yang mengajarkan pada tingkatan S1 biasanya dikenali lebih aktif saat meriset riset dan mengeluarkan beragam jurnal. Sementara pada tingkatan D3, kamu akan dituntun oleh beberapa pegiat yang bekerja aktif pada sektor yang diampu. Untuk contoh, ada reporter aktif pada media terkenal yang mengajarkan di Jurusan Broadcasting.

Perbedaan biaya kuliah

Tingkatan S1 dan D3 memiliki perbedaan dalam soal biaya kuliah. Untuk program D3, biaya yang perlu dikeluarkan condong tambah mahal dibanding S1. Ini dikarenakan oleh evaluasi D3 memerlukan sarana tertentu, seperti perlengkapan, laboratorium, dan yang lain buat mendukung evaluasi praktek.

Untuk contoh, biaya kuliah program D3 semua program study di Universitas Indonesia (UI) capai Rp10.000.000 per semester dan uang pangkal Rp11.500.000. Sementara bila kamu ambil program S1 Reguler di UI, karena itu biaya untuk rumpun sains teknologi sejumlah Rp0 sampai Rp7.500.000 per semester dan rumpun humaniora Rp0 sampai Rp5.000.000 per semester. https://geant-kuwait.com/

Gelar yang didapat

Sesudah sukses menuntaskan perkuliahan, alumni D3 akan memiliki gelar Pakar Madya (A.Md), dan alumni S1 akan mendapat gelar Sarjana. Contohnya, kamu ambil Jurusan Management Marketing dengan program D3, karena itu gelar yang didapatkan ialah Pakar Madya Management (A.Md.M). Lantas, jika kamu ambil S1 Management, kamu akan mendapat gelar Sarjana Management (S.M).

Gaes, tersebut beragam perbedaan dari tingkatan D3 dan S1. Nach, selainnya perbedaan rupanya ke-2 nya memiliki Persamaan, lho. Kurang lebih apa saja ya?

Persamaan D3 dan S1

Walaupun ada banyak perbedaan, namun tidak berarti program S1 dan D3 jadi tandingan ya. Ke-2 program itu sama baik, hingga dapat kamu tentukan sesuai keperluan masing-masing. Selanjutnya, sebagai bahan pemikiran selanjutnya, kamu perlu ketahui Persamaan dari D3 dan S1, seperti berikut:

Sama memiliki prestise

Beberapa orang memiliki pendapat jika gelar D3 adalah gelar yang ‘nanggung’ untuk diputuskan, karena stratanya cuma satu tingkat di atas SMA dan tetap di bawah S1. Walau sebenarnya tidak begitu lho idenya. Ya, prestise mahasiswa pasti tidak ditetapkan oleh tingkatan kuliahnya, tetapi bagaimana kamu jalankan perkuliahan itu.

Bila kamu adalah mahasiswa D3 dengan banyak prestasi yang sudah dipupuk sejak awal kali kuliah, dan aktif di dalam organisasi dan aktivitas yang lain, kamu akan kelihatan berharga di mata seseorang. Dalam pada itu, jika kamu pilih S1 tanpa memiliki pengalaman yang oke, tidak tutup kemungkinan kamu akan kehilangan prestise.

Memiliki kesempatan kerja yang masih sama

Selainnya ada perbedaan, tingkatan S1 dan D3 memiliki Persamaan berbentuk kesempatan kerja yang masih sama. Karena itu, sebagai alumni D3 kamu tidak butuh merasa kurang percaya diri. Apalagi, alumni D3 memang disiapkan untuk terjun langsung ke dunia kerja. Perihal ini pula yang membuat evaluasi D3 lebih fokus pada praktek.

Buat kamu yang pilih program S1, tentu saja kamu memiliki kesempatan kerja yang luas. Saat sebelum lulus kuliah, untuk mempertajam dan mengaplikasikan ilmu yang sudah didalami, kamu dapat meng ikuti program magang di beberapa perusahaan.

Bagaimana, nih Gaes? Sesudah ketahui perbedaan dan Persamaan di antara D3 dan S1, apa kamu bisa tentukan tingkatan yang hendak diputuskan?

Tetapkan Tingkatan Yang Pas

Berdasar beragam keterangan di atas, bisa kamu kenali jika tingkatan S1 dan D3 tidak memiliki banyak perbedaan yang krusial. Karena itu, ke-2 nya sama dapat diperhitungkan, bergantung ketertarikan dan tujuan kamu yang akan datang. Bila kamu ingin mempelajari sesuatu ketrampilan dan ingin selekasnya bekerja, kamu dapat ambil program D3 yang bisa dituntaskan dalam tiga tahun.

Disamping itu, jika kamu termasuk type orang lebih sukai evaluasi praktek untuk kuasai ketrampilan tertentu, D3 menjadi opsi yang akurat. Kebalikannya, untuk kamu lebih tertarik sama evaluasi teori dan memiliki tingkat fokus tinggi, S1 menjadi opsi yang akurat.

Gaes, tersebut beragam serba-serbi berkenaan D3 dan S1 yang dapat kamu menjadikan bahan pemikiran. Janganlah lupa untuk pilih sama sesuai ketertarikan dan keperluanmu ya!

Maka kamu tentukan kuliah D3 atau S1?

5 Rekomendasi Sekolah Penerbangan di Indonesia Non Kedinasan 2022 dan Anggarannya

Rekomendasi Sekolah Penerbangan – Penerbangan sebagai salah satu sekolah yang digemari oleh kaum muda, spesial mereka yang gemar terjun ke dunia penerbangan. sekolah penerbangan biasanya terjadi dari sekolah kedinasan dan non kedinasan. Perbandingan keduanya terletak pada lembaga yang menjaga, pembagian lulusan, dan anggaran yang di keluarkan. Bagi kamu yang terdorong ingin menuntut pendidikan di sekolah penerbangan, ada sebagian sekolah penerbangan di Indonesia yang bisa sebagai rekomendasi kamu. Berikut lima sekolah penerbangan non kedinasan di Indonesia dan anggaran sekolahnya, sebagaimana yang dipublikasikan dari masing-masing situs resmnya

 5 Sekolah Penerbangan non kedinasan dan Anggaran Sekolah Penerbangan di Indonesia

1. Bali International Flight Academy

Bali Internatioal Flight Academy (BIFA) merupakan sekolah penerbangan yang ada di Bali. BIFA juga merupakan sekolah favorit di Indonesia. BIFA telah meloloskan setidaknya 650 siswanya yang sekarang bekerja di sejumlah maskapai penerbangan yang ada di Indonesia, seperti di Garuda Indonesia hingga Lion Air, Citilink, Batik Air, Air Asia, DLL Anggaran pendidikan di BIFA sejumlah Rp 985 juta yang dibayarkan selama 5 kali. Anggaran tersebut belum termasuk asuransi kecelakaan dari siswa sebesar Rp 12, 5 juta dan deposit siswa Rp 25 juta. Nexus Engine Slot

2. Bandung Pilot Academy

Bandung Pilot Academy (BPA) didirikan pada tahun 2008, Bandung Pilot Aademy (BPA) telah mendidik ratusan cadet dalam 10 tahun terakhir. BPA membentuk sekolah penerbang yang mengadopsi teknologi abad 21 (The 21st Century Flying School). Siswa yang ingin berprofesi pilot harus menjalankan traning 4 program selama 12 bulan. Traning itu termasuk dari Instrument Rating, Multi-Engine Rating, Commercial Pilot License, dan Private Pilot License. Anggaran pendidikan BPA sejumlah Rp 850 juta yang dibayarkan selama 12 periode.

3. Nusa Flying International

Nusa Flying International (NFI) beridri dalam tahun 2008. Flight traning dilakukan di Bandara Radin Inten II Bandara Lampung, dan Bandara Ahmad Yani Semarang. Kedua Bandara ini adalah bandara komersil maka setiap cadet akan mendapatkan pengetahuan berkomunikasi dengan petugas ATC untuk setiap kali latian terbang
Anggaran pendidikan NFI sejumlah Rp 828 juta yang dibayarkan selama 18 periode atau 1,5 tahun

4. Aero Flyer Institute

Aero Flyer Institute adalah sekolah penerbangan swasta yang berada di bawah bimbingan Batavia Air dan berkantr pusat di Jakarta Pusat. Pelatihan penerbangan siswa dilaksanakan di Komplek Bandara Mas dan Bandara Budiarto, Tangerang. Aero Flyer Institute, berlokasi di Serdang Wedan, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Banten. Anggaran pendidikan Aero Flyer Institute sejumlah Rp 880 juta yang dibayarkan selama 24 perioder atau 2 tahun.

5. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug Tangerang

STPI Curug adalah perguruan tinggi kediknasan yang berada di bawah Departemen Perhubungan Republk Indonesia. STPI disebut juga oleh Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) mempunyai visi sebagai pusat unggulan pendidikan penerbangan yang mandiri, berstandar nasional dan internasional. Visi STPI adalah menghasilkan lulusan yang berkualitas dan profesional. Sedangkan misinya adalah menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan serta pendidikan terapan dalam bidang penerbangan demi mencerdaskan bangsa dan menciptakan penerbang-penerbang yang bermutu tinggi. Anggaran pendidikan di STPI Curug sekitar Rp 65 juta hingga 88 juta.

50 SMA Terbaik di Indonesia Versi LTMPT, Ada dari Surabaya dan Malang Lho!

Di Indonesia, ada sejumlah SMA terbaik yang bisa menjadi pilihan detikers untuk bersekolah. Karena, bersekolah di SMA favorit memiliki banyak manfaat. Selain memudahkan dalam SNMPTN atau seleksi jalur undangan kelak, SMA favorit mempunyai fasilitas yang memadai.

Seperti dikuti dari geant-kuwait, lembaga yang bertugas mengadakan seleksi masuk perguruan tinggi, yakni Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) merilis 1.000 sekolah terbaik berdasarkan nilai UTBK.

Diketahui, LTMPT menyelenggarakan seleksi jalur undangan di SNMPTN maupun jalur ujian tulis di SBMPTN.

Nilai total di pemeringkatan Top 1.000 sekolah di Indonesia Tahun 2021 dari LTMPT adalah hasil perhitungan 50% nilai UTBK tahun 2020 dan 50% nilai UTBK tahun 2021.

Sementara, perhitungan nilai UTBK 2021 di pemeringkatan ini yaitu Tes Potensi Skolastik (TPS) sebesar 60% dan Tes Potensi Akademik (TPA) sebesar 40%. Sedangkan nilai UTBK 2020 dihitung dari kriteria tahun 2020.

Sekolah yang dapat masuk daftar Top 1000 Sekolah Tahun 2021 Berdasarkan Nilai UTBK LTMPT ini yaitu sekolah dengan peserta UTBK SBMPTN minimal 40 orang.

Dari situs tersebut, ranking 50 teratas masih didominasi sekolah di Pulau Jawa. Sekolah-sekolah di Jawa Timur juga termasuk lho rek!

Berikut daftar 50 SMA terbaik versi LTMPT 2021:

50 SMA Terbaik Versi LTMPT 2021

1. SMAN Unggulan M.H. Thamrin
2. SMAN 8 Jakarta
3. SMAS Unggul Del Sumatra Utara
4. SMAS BPK 1 Penabur Bandung
5. SMAS 1 Kristen BPK Penabur
6. SMAN 3 Yogyakarta
7. SMAN 5 Surabaya
8. SMAN 28 Jakarta
9. SMAN 1 Yogyakarta
10. SMAN 81 Jakarta
11. SMA Labschool Kebayoran
12. SMA Katolik St. Louis 1
13. SMAS Kristen 5 BPK Penabur
14. SMAS Santa Ursula BSD
15. SMAS Kanisius Jakarta
16. SMAN 8 Yogyakarta
17. SMAS Pahoa
18. SMAN 34 Jakarta
19. SMAS Kristen 3 Penabur Jakarta
20. SMAN 68 Jakarta
22. SMAN Banua Banjar Kalimantan Selatan
23. SMAS Kolese Loyola Semarang
24. SMAS Santa Ursula Jakarta
25. MAN Insan Cendekia Gorontalo
26. SMAS Kristen BPK Penabur Gading Serpong
27. SMAS Kristen Ipeka Puri Indah
28. SMAN 2 Yogyakarta
29. SMAN 2 Jakarta
30. SMAN 78 Jakarta
31. SMAN 61 Jakarta
32. SMAK Penabur Kota Tangerang
33. SMAN 3 Malang
34. MAN Insan Cendekia Pekalongan
35. MAN 2 Kota Malang
36. SMAN 1 Surakarta
37. SMAS Islam Al-Azhar Jakarta 1
38. SMA Bina Nusantara Serpong
39. SMAN 48 Jakarta
40. SMAN 26 Jakarta
41. SMA Negeri 3 Kota Semarang
42. SMAN 1 Sumatera Barat
43. SMAS Alloysius 1 Bandung
44. SMA Negeri 1 Bantul
45. SMAN 1 Bogor
46. SMAN 2 Surabaya
47. SMAN 6 Yogyakarta
48. SMAS K Kolese ST Yusup
49. SMAN 1 Magelang
50. SMAN 9 Yogyakarta

Ini 50 SMA terbaik versi LTMPT 2021.

10 Provinsi dengan Jumlah Sekolah Terbanyak di Indonesia, Nomor Satu Bukan DIY

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) memiliki Data Pokok Pendidikan (dapodik) yang di dalamnya terdapat data sekolah di setiap provinsi di Indonesia.
Setiap daerah memiliki sekolah dengan jenjang pendidikan TK hingga SMA dengan jumlah yang berbeda. Saat ini ada daerah yang memiliki jumlah sekolah melimpah. Namun, ada juga daerah yang jumlah sekolahnya tidak terlalu banyak.

Dilansir dari situs resmi Ditjen PAUD Dikdas dan Dikmen Kemdikbudristek (11/7/2022), Dapodik adalah sumber data utama pendidikan di Indonesia. Dapodik tidak hanya dijadikan data dasar untuk penyaluran dana BOS, tetapi juga sebagai data untuk memberikan tunjangan profesi guru, dan dapat dijadikan dasar perencanaan program-program pendidikan lainnya.

Dari Dapodik ini, dapat diketahui berbagai hal terkait keadaan sekolah, mulai dari status peserta didik, potret setiap satuan pendidikan, jumlah peserta didik, menampilkan data jumlah rombongan belajar memenuhi standar atau tidak, dan bagaimana data sarana prasarananya di satuan pendidikan. Dengan demikian pemerintah di tingkat pusat dapat memotret kualitas layanan pendidikan melalui data yang tersedia.

Dapodik juga dapat digunakan untuk memberikan informasi kepada pengambil kebijakan dalam memperoleh informasi data.

Menurut Perpres Nomor 39 Tahun 2009 tentang Satu Data Indonesia, yang diatur terkait dengan data itu tidak boleh dilakukan berkali-kali. Kemudian di tahun 2015 ada Permendikbud Nomor 79 terkait dengan data pokok pendidikan. Seperti apa itu Dapodik, kemudian entitas apa saja yang dikumpulkan, siapa saja yang berperan, tugas satuan pendidikan itu apa saja dan tugas dari dinas apa saja.

Terdapat juga di dalam dapodik, data terkait jumlah sekolah yang ada di Indonesia. Dari sini bisa dilihat jumlah sekolah mulai dari jenjang TK (taman kanak-kanak), KB (kelompok bermain), TPA (tempat penitipan anak), SPS (satuan PAUD sejenis), PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), SKB (Sanggar Kegiatan Belajar), SD (Sekolah Dasar), SMP (Sekolah Menengah Pertama), SMA (Sekolah Menengah Atas), SMK (Sekolah Menengah Kejuruan), dan SLB (Sekolah Luar Biasa) di setiap provinsi di Indonesia. Data ini pun memuat secara rinci jumlah sekolah di setiap kota.

Berdasarkan data di Dapodik per semester genap 2021/2022, simak provinsi dengan jumlah sekolah terbanyak di Indonesia.

Provinsi dengan Jumlah Sekolah Terbanyak di Indonesia
1. Provinsi Jawa Timur
Provinsi Jawa Timur memiliki total 67.440 sekolah dengan rincian 19.823 sekolah negeri dan 47.617 sekolah swasta.

– Jumlah TK: 18.697 dengan rincian 179 negeri dan 18.518 swasta

– Jumlah SD: 19.102 dengan rincian 17.100 negeri dan 2.002 swasta

– Jumlah SMP: 4.943 dengan rincian 1.729 negeri dan 3.214 swasta

– Jumlah SMA: 1.523 dengan rincian 423 negeri dan 1.100 swasta

– Jumlah SMK: 2.149 dengan rincian 298 negeri dan 1.851 swasta

2. Provinsi Jawa Barat
Provinsi Jawa Barat memiliki total 62.239 sekolah dengan rincian 20.403 sekolah negeri dan 41.836 sekolah swasta.

– Jumlah TK: 9.494 dengan rincian 157 negeri dan 9.337 swasta

– Jumlah SD: 19.707 dengan rincian 17.379 negeri dan 2.328 swasta

– Jumlah SMP: 5.832 dengan rincian 1.984 negeri dan 3.848 swasta

– Jumlah SMA: 1.700 dengan rincian 513 negeri dan 1.187 swasta

– Jumlah SMK: 2.903 dengan rincian 288 negeri dan 2.615 swasta

3. Provinsi Jawa Tengah
Provinsi Jawa Tengah memiliki total 53.623 sekolah dengan rincian 20.156 sekolah negeri dan 33.467 sekolah swasta.

– Jumlah TK: 14.191 dengan rincian 178 negeri dan 14.013 swasta

– Jumlah SD: 18.803 dengan rincian 17.521 negeri dan 1.282 swasta

– Jumlah SMP: 3.431 dengan rincian 1.770 negeri dan 1.661 swasta

– Jumlah SMA: 854 dengan rincian 361 negeri dan 493 swasta

– Jumlah SMK: 1.592 dengan rincian 238 negeri dan 1.354 swasta

4. Provinsi Sumatera Utara
Provinsi Sumatera Utara memiliki total 23.896 sekolah dengan rincian 10.656 sekolah negeri dan 13.240 sekolah swasta.

– Jumlah TK: 3.122 dengan rincian 212 negeri dan 2.910 swasta

– Jumlah SD: 9.786 dengan rincian 8.213 negeri dan 1.573 swasta

– Jumlah SMP: 2.699 dengan rincian 1.336 negeri dan 1.363 swasta

– Jumlah SMA: 1.082 dengan rincian 427 negeri dan 655 swasta

– Jumlah SMK: 978 dengan rincian 269 negeri dan 709 swasta

5. Provinsi Sulawesi Selatan
Provinsi Sulawesi Selatan memiliki total 16.615 sekolah dengan rincian 8.182 sekolah negeri dan 8.433 sekolah swasta.

– Jumlah TK: 4.641 dengan rincian 273 negeri dan 4.368 swasta

– Jumlah SD: 19.102 dengan rincian 17.100 negeri dan 2.002 swasta

– Jumlah SMP: 1.710 dengan rincian 1.268 negeri dan 442 swasta

– Jumlah SMA: 602 dengan rincian 336 negeri dan 266 swasta

– Jumlah SMK: 424 dengan rincian 169 negeri dan 255 swasta

6. Provinsi Banten
Provinsi Banten memiliki total 14.761 sekolah dengan rincian 4.849 sekolah negeri dan 9.912 sekolah swasta.
– Jumlah TK: 2.565 dengan rincian 108 negeri dan 2.457 swasta

– Jumlah SD: 4.637 dengan rincian 3.897 negeri dan 740 swasta

– Jumlah SMP: 1.590 dengan rincian 574 negeri dan 1.016 swasta

– Jumlah SMA: 599 dengan rincian 161 negeri dan 438 swasta

– Jumlah SMK: 750 dengan rincian 91 negeri dan 659 swasta

7. Provinsi Nusa Tenggara Timur
Provinsi Nusa Tenggara Timur memiliki total 14.035 sekolah dengan rincian 5.656 sekolah negeri dan 8.379 sekolah swasta.

– Jumlah TK: 1.643 dengan rincian 264 negeri dan 1.379 swasta

– Jumlah SD: 5.203 dengan rincian 3.379 negeri dan 1.824 swasta

– Jumlah SMP: 1.803 dengan rincian 1.364 negeri dan 439 swasta

– Jumlah SMA: 592 dengan rincian 379 negeri dan 213 swasta

– Jumlah SMK: 320 dengan rincian 163 negeri dan 157 swasta

8. Provinsi Lampung
Provinsi Lampung memiliki total 13.388 sekolah dengan rincian 5.518 sekolah negeri dan 7.870 sekolah swasta.

– Jumlah TK: 3.140 dengan rincian 108 negeri dan 3.032 swasta

– Jumlah SD: 4.736 dengan rincian 4.324 negeri dan 412 swasta

– Jumlah SMP: 1.442 dengan rincian 709 negeri dan 733 swasta

– Jumlah SMA: 521 dengan rincian 239 negeri dan 282 swasta

– Jumlah SMK: 494 dengan rincian 111 negeri dan 383 swasta

9. Provinsi Sumatera Selatan
Provinsi Sumatera Selatan memiliki total 13.043 sekolah dengan rincian 5.783 sekolah negeri dan 7.260 sekolah swasta.

– Jumlah TK: 2.315 dengan rincian 134 negeri dan 2.181 swasta

– Jumlah SD: 4.702 dengan rincian 4.264 negeri dan 438 swasta

– Jumlah SMP: 1.415 dengan rincian 904 negeri dan 511 swasta

– Jumlah SMA: 618 dengan rincian 329 negeri dan 289 swasta

– Jumlah SMK: 316 dengan rincian 120 negeri dan 196 swasta

10. Provinsi Sumatera Barat
Provinsi Sumatera Barat memiliki total 11.115 sekolah dengan rincian 5.187 sekolah negeri dan 5.928 sekolah swasta.

– Jumlah TK: 2.562 dengan rincian 117 negeri dan 2.445 swasta

– Jumlah SD: 4.267 dengan rincian 3.983 negeri dan 293 swasta

– Jumlah SMP: 859 dengan rincian 676 negeri dan 183 swasta

– Jumlah SMA: 335 dengan rincian 236 negeri dan 99 swasta

– Jumlah SMK: 215 dengan rincian 114 negeri dan 101 swasta

Demikian data 10 provinsi dengan jumlah sekolah terbanyak di Indonesia. Data ini terus bergerak dan diperbarui sesuai dengan pertambahan jumlah sekolah yang ada.