7 Tips Memilih Jurusan yang Tepat Di SMA

Pemilihan jurusan antara IPA atau IPS di SMA memang sering membuat galau. Ada kalanya, orang tua memaksakan kehendak agar putra-putrinya masuk ke jurusan yang sama seperti yang mereka masuki dulu. Katakan saja IPA, lantaran dianggap lebih bergengsi. Padahal, sang anak belum tentu suka atau bahkan memang tidak berbakat sama sekali di bidang itu. Nah, pertanyaannya sekarang, apa iya bahwa IPA itu segitu lebih bergengsinya dibandingkan IPS?

Pada dasarnya, baik IPA ataupun IPS sama bagusnya. Selama kamu mau bersungguh-sungguh dalam menjalaninya. Pasalnya, ini sedikit banyak akan menentukan jalan hidup kamu selanjutnya, utamanya dalam mengetahui minat kamu lebih jauh serta menentukan di mana atau jurusan apa yang akan kamu pilih saat kuliah nanti. Misalnya, untuk jurusan Psikologi, ada universitas yang mensyaratkan harus dari jurusan IPA, tapi ada juga yang mensyaratkan dari jurusan IPS. Jadi penentuan jurusan di SMA ini perlu pertimbangan yang matang, dan jika perlu, hati-hati.

Alasannya sederhana, agar ke depannya kamu dapat menentukan apa dan jurusan mana yang sesuai untuk kamu. Nah, beberapa tips berikut akan sangat membantu dalam melakukan itu:

Bakat dan Kemampuan
Ada baiknya, kamu sudah mengevaluasi nilai-nilai dari SD sampai sekarang. Seberapa kuat nilai-nilai yang terkait dengan pelajaran IPA, dan seberapa bagus kamu di mata pelajaran IPS. Lalu, cari tahu mana yang lebih kamu sukai saat mempelajarinya. Jangan salah ya, di IPA maupun di IPS tetap ada hitung-hitungan atau matematika lho. Hanya saja, skalanya berbeda. Jadi, matematika tidak bisa dihindari.

Lalu bagaimana dengan mata pelajaran yang banyak hapalan? Baik di IPA maupun IPS sebenarnya sama-sama banyak hapalan. Ini perlu juga diperhitungkan dalam mengevaluasi atau menganalisa nilai-nilai yang sudah kamu peroleh saat ini.

Nah, jika kamu masih juga dibuat bingung dengan semua itu. Katakan saja kamu tidak menemukan bahwa dirimu mengalami masalah di salah satunya, ataupun sangat ahli di keduanya, maka langkah selanjutnya adalah mencari tahu passion kamu. Untuk kamu yang lebih mudah beradaptasi, jurusan IPA mungkin bisa jadi pilihan. Pasalnya, dengan memilih jurusan ini, saat SNMPTN nanti kamu bisa memilih baik universitas maupun institute. Sementara jurusan IPS hanya terbatas pada universitas saja.

Cita-cita
Ini juga penting untuk diperhatikan sejak dini. Pun, meski adakalanya bisa berubah di tengah jalan. Cita-cita bagaimanapun akan berpengaruh pada jurusan yang akan dipilih saat SMA. Misalnya, untuk jadi pengacara atau akuntan, maka pilihannya adalah IPS. Sedangkan jika ingin menjadi dokter atau arsitektur, ya harus masuk jurusan IPA. Jadi, sebaiknya mulai dari sekarang sering-seringlah bertanya pada orang tua atau yang lainnya tentang profesi yang kamu inginkan agar pilihan jurusan di SMA bisa linier dengan profesi yang kamu idamkan.

Sebagai catatan, di dalam dunia kerja, kemungkinan seseorang dapat diterima di sebuah pekerjaan biasanya lebih tinggi apabila antara jurusan dan pekerjaan sejalan. Alasannya sederhana, kamu telah memiliki kemampuan dan skill yang sesuai dan dibutuhkan. Jadi perusahaan tidak harus memulai dari nol untuk mengajari kamu.

Diskusi Dengan Orang Tua
Hal ini penting untuk dilakukan agar kamu dapat menjalani proses belajar mengajar di sekolah dengan hati yang senang. Maklum, orang tua sudah menjalani ini semua, jadi pasti tahu persis mana yang harus kamu pilih. Meski tidak tertutup kemungkinan juga, bahwa kamu akan memiliki pandangan dan keinginan yang lain setelah berdiskusi dengan mereka. Tapi apapun itu, hasil diskusi dengan orang tua dan restu mereka, itu pasti akan membuat kamu lebih senang dalam belajar.

Buang Mitos Tentang IPA dan IPS
Banyak mitos yang mengatakan bahwa IPA itu jurusannya anak pintar. Sementara IPS sebaliknya. Padahal, tidak begitu. IPA maupun IPS tetap harus diperjuangkan untuk berhasil memperoleh nilai yang baik. Hanya saja, penitikberatan dalam mata pelajaran yang diberikan memang berbeda.

Karenya penting juga bagi kamu untuk mengenali profil masing-masing jurusan. Apabila Kamu mengambil jurusan IPA, maka akan mempelajari gejala-gejala alam. Mata pelajaran yang dipelajari seperti Biologi, Fisika, Kimia, Matematika. Berbeda dengan jurusan IPS yang lebih menyoroti tingkah laku manusia, entah dengan arkeologi, geografi, sejarah, akuntansi, ataupun ekonomi.

Hindari Hanya Ikut-Ikutan Teman
Kesalahan yang sering terjadi adalah memilih jurusan IPA atau IPS di SMA karena ikut-ikutan dengan teman. Padahal, masa depan kamu itu kamu sendiri yang menentukan. Balik lagi, pelajari betul minat dan kemampuan kamu agar dapat memilih jurusan yang tepat. Jangan sampai menyesal kemudian karena ternyata kamu tidak suka dengan jurusan yang kamu pilih.

Pengambilan Jurusan Saat Kuliah
Banyak cari referensi, baik lewat orang tua, kerabat ataupun dengan membaca dari google untuk menentukan pekerjaan atau jurusan yang kamu minati saat kuliah. Ini penting agar tidak menjadi bumerang karena salah ambil jurusan di SMA dan membuat kamu malas belajar.

Mengetahui Tingkat EQ Dan IQ
Jika masih bingung juga, kamu boleh minta orang tua untuk melakukan test IQ maupun EQ. Dengan demikian ada acuan untuk memilih jurusan. Hanya saja, tidak harus 100% mengikuti hasil test tersebut.

Test EQ ini lebih dibutuhkan dibanding IQ karena dalam jurusana IPS hanya menggunakan 10% IQ, sisanya EQ mendominasi.

Anak IPS cenderung memiliki komunikasi yang baik, pandai bersosialisasi dan berani mengambil resiko. Lain dengan jurusan IPA yang lebih mengutamakan IQ. Karena terbiasa menyelesaikan pelajaran hitung-hitungan daripada menghafal. Otak kiri yang banyak berfungsi.

Sebenarnya kedua jurusan sama-sama bagus. Namun agar nantinya tidak berakibat buruk harus benar-benar dipertimbangkan.

10 Jurusan Kuliah Terfavorit Incaran Pelajar SMA

Ada sejumlah alasan mengapa memilih jurusan kuliah harus direncanakan dengan matang. Selain kamu harus berkomitmen penuh selama beberapa tahun untuk belajar di jurusan tersebut, saat lulus nanti, jurusan juga akan menentukan ke mana kamu akan berkarier.

Untuk menentukan jurusan yang paling ideal, langkah pertama yang perlu dilakukan ialah mencari tahu apa saja jurusan yang sesuai dengan bidang, bakat ataupun minat.

Merangkum dari platform edukasi Rencanamu.id, ada sejumlah jurusan favorit yang paling diminati siswa SMA.

Melalui asesmen di Youtmanual di tahun 2017, Rencanamu.id melibatkan 11.400 pelajar SMA untuk memilih jurusan kuliah favorit.

Dari asesmen tersebut, ada 10 jurusan terfavorit incaran pelajar SMA, yaitu:

1. Ilmu Kedokteran
Program studi Pendidikan Dokter (atau lebih dikenal dengan Kedokteran) adalah salah satu prodi yang tiap tahun selalu banyak peminatnya. Setelah mendapat gelar dokter, kamu dapat mengabdi sebagai dokter di berbagai klinik dan rumah sakit milik pemerintah ataupun swasta.

2. Psikologi
Di jurusan psikologi, mahasiswa harus siap untuk mempelajari banyak teori dan menghubungkannya dengan perilaku manusia, bersikap kritis, serta mengerjakan banyak makalah. Di beberapa Universitas seperti UI dan UGM, Psikologi termasuk jurusan IPS, sementara di Unpad adalah jurusan IPA.

3. Ilmu Komunikasi
Ilmu komunikasi menjadi salah satu jurusan terfavorit siswa SMA jurusan IPS. Umumnya, ada tiga peminatan studi Ilmu Komunikasi, yaitu Komunikasi Massa, Hubungan Masyarakat, dan Periklanan. Bidang pekerjaan lulusannya termasuk luas, mulai dari bekerja di media, agensi iklan, staf Hubungan Masyarakat hingga masuk bagian marketing komunikasi.

4. Akuntansi
Jurusan di Fakultas Ekonomi ini menjadi langganan jurusan paling banyak diincar di SBMPTN. Soal peluang kerja, seperti yang dikutip dari Forbes, hasil survei National Association of Colleges and Employers (NACE) menunjukkan bahwa pekerja yang paling dicari perusahaan di Amerika Serikat adalah lulusan jurusan akuntansi.

5. Teknik Informatika
Perkembangan teknologi dan munculnya berbagai perusahaan berbasis teknologi menjadi pemicu tingginya minat terhadap jurusan Teknologi Informatika. Profesi yang banyak diminati ialah pengembang software dan analis data IT.

6. Hubungan Internasional
Salah satu profesi yang identik dengan jurusan HI adalah diplomat. Lulusan HI juga bisa bekerja di bidang politik, lembaga internasional, kedutaan asing, dan banyak lainnya.

7. Desain Komunikasi Visual
Sejalan dengan program ekonomi kreatif yang lagi gencar dipromosikan pemerintah, jurusan DKV kian diminati. Bakat seni seperti desain akan membuat kamu mampu mengembangkan potensi di jurusan ini.

8. Arsitektur
Pada umumnya, Arsitektur menjadi bagian dari Fakultas Teknik. Uniknya, jurusan ini tidak melulu mengajarkan hal-hal teknik, tapi juga seni dan estetika. Untuk menjadi mahasiswa Arsitektur, kamu paling tidak punya ketertarikan pada matematika, menggambar, seni, humaniora, sains, dan teknologi.

9. Sastra Inggris
Apabila kamu punya minat untuk memahami karya sastra Inggris baik dari sisi literatur, linguistik, dan penerjemahannya, maka kamu bisa memilih program studi ini. Mengingat bahasa Inggris adalah bahasa internasional, peluang kamu untuk memilih profesi yang kamu inginkan masih sangat terbuka lebar.

10. Teknik Industri
Teknik Industri merupakan ilmu yang mempelajari proses industri baik dari sisi manajemen ataupun teknik. Dengan perekonomian Indonesia yang sedang berkembang, banyak industri yang melaju pesat. Berbeda dengan jurusan teknik yang lain, Teknik Industri punya keunikan lintas berbagai disiplin ilmu, terutama manajemen.