Inilah Universitas-Universitas Dengan Fasilitas Terbaik di Indonesia

Universitas Dengan Fasilitas Terbaik di Indonesia – Pertimbangan memilih universitas terbaik di Indonesia merupakan dambaan semua calon mahasiswa dan orang tua. memastikan bahwa pilihan pendidikan sesuai dengan minat anak tetapi peringkat universitas terbaik di Indonesia selalu berhasil mempengaruhi pengambilan keputusan.

Pasti kalian yang akan lulus SMA/SMK/Sederajat sering mencari info tentang kampus terbaik atau kampus favorit bukan? Hampir setiap hari buka internet untuk mengetahui kualitas kampus yang ideal. Mulai dari akreditasi perguruan tinggi, fasilitas studi untuk program akreditasi, kampus yang disediakan, jurusan favorit, gedung atau gedung kampus, prestasi kampus dan mahasiswa, kualitas guru atau dosen, dan masih banyak informasi lain yang dibutuhkan.

Daftar Universitas Dengan Fasilitas Terbaik di Indonesia

Menurut Kemendikbud, perguruan tinggi terbaik di Indonesia pada tahun 2021 tetap dipegang oleh Universitas Gadjah Mada (UGM). Berikut ini adalah rekomendasi 20 perguruan tinggi lain yang memiliki kualitas bagus di Indonesia.

  • Universitas Gadjah Mada
  • Institut Pertanian Bogor
  • Institut Teknologi Sepuluh November
  • Universitas Indonesia
  • Universitas Airlangga
  • Institut Teknologi Bandung
  • Universitas Bina Nusantara
  • Universitas Sebelas Maret UNS Surakarta
  • Universitas Diponegoro
  • Universitas Jember
  • Universitas Brawijaya
  • Universitas Telkom
  • Universitas Pendidikan Indonesia
  • Universitas Informatika Bina Sarana
  • Universitas Hasanuddin
  • Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
  • Universitas Padjajaran Bandung
  • Universitas Negeri Yogyakarta
  • Universitas Nusa Mandiri
  • Universitas Sumatera Utara

Pastikan Anda memilih kampus yang tepat, sesuai dengan passion dan kualitas yang baik tentunya. Karena nantinya kamu akan belajar lama di perguruan tinggi yang kamu pilih. Dengan tekad dan usaha yang tinggi kamu bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu dan membanggakan orang tua.

Malu, Anak Penyandang Cacat Minim Pendidikan

Tahun ajaran baru biasanya orangtua murid berebut untuk mendaftarkan anak mereka  ke sekolah favorit, namun hal berbeda terlihat di Sekolah Dasar Luar Biasa Tuna Netra di bilangan Jalan Tegalsari Surabaya. Untuk tahun ini SDLB ini hanya menerima lima murid untuk kelas 1 SD.

“Jumlah ini sebenarnya terlalu sedikit. Anak usia sekolah penyandang tuna netra di Surabaya sebenarnya jumlah lebih dari itu,” kata Nurul Gimawati Kepala Sekolah SD Luar Biasa untuk tuna netra, Senin (11/7/2011).

Nurul menambahkan, fenomena rendahnya anak dengan tuna netra yang bersekolah bisa jadi merupakan fenomena gunung es. Karena bisa jadi, masih banyak anak penderita cacat yang tidak disekolahkan karena orangtuanya malu mempunyai anak yang cacat.

Sebagai contoh, Nurul pernah menjumpai seorang penyandang tuna netra yang baru disekolahkan pada saat usianya sudah mencapai 11 tahun.

Si orangtua anak mempunyai anak yang tuna netra. Sehingga mereka pun lebih memilih mengurung anaknya dalam rumah dibandingkan dengan menyekolahkan.

Akhirnya, si anak itu pun disekolahkan. Namun yang menyekolahkan bukan orangtuanya melainkan tantenya yang prihatin dengan perkembangan anak tersebut.

“Sampai dengan tiga tahun bersekolah, saya belum pernah ketemu dengan orangtuanya,” ujar Nurul.

Untuk itu, Nurul meminta kepada orangtua yang mempunyai anak cacat tidak perlu malu untuk menyekolahkan mereka. Sebagai bentuk memberikan pemahaman, Nurul biasanya melakukan pendekatan secara personal kepada orangtua siswa.

Baca Juga: 5 Jurusan Politeknik Anti Mainstream dengan Gaji Menjanjikan

“Saya biasanya mengajak mereka untuk membuat acara kumpul-kumpul di sekolah. Misalnya memasak dengan anak mereka, sekaligus melatih anak menjadi mandiri. Kalau orangtuanya sudah meninggal, mau tak mau mereka kan juga harus mandiri,” ujar Nurul.